suarajurnal.co, PRABUMULIH –  Pemerintahan Kota Prabumulih melalui Dinas PUPR,  kembali melanjutkan pembangunan drainase, yang berlokasi di jalan Padat Karya, Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih Sumatera Selatan.

Pengerjaan sendiri dilakukan oleh pihak ketiga (kontraktor)  CV. Kayla Putri Asmari  yang dipercaya pemerintah  mengeluarkan dana berasal dari APBD sebesar Rp, 1. 572. 909. 000, Tahun 2023.

Namun, disaat kontraktor melakukan pengerjaan drainase tersebut, banyak sekali menggangu penguna jalan, baik roda dua maupun roda empat.

Pasalnya bekas galian dan juga material untuk pemasangan siring masuk badan jalan, keluh salah satu warga, HS  ketika dibincangi portal ini.

” Galian drainase makan badan jalan, kalau macet sudah pasti. Ditakutkan terjadinya kecelakaan, siapa yang bertanggung jawab, ” urainya.

Ketika dikonfirmasi melalui media seluler, CV Kayla Putri Asmari, Niko_red, Selasa (20/6/2023) mengatakan, “Insha allah pekerjaan galian selesai dalam tiga hari. Mudah- mudahan kondisi mendukung seperti tidak adanya turun hujan,” Jelasnya.

” Material yang masuk badan jalan, pihaknya semaksimal mungkin mengurangi material yang bertumpuk. “Jadi sembari kami lakukan galian juga mulai  langsung pasang batu, sedikit demi sedikit material cepat habis dan jalan kembali rapi,” tuturnya.

Terpisah,  Kabid Bina Marga PUPR Prabumulih, Evandri ST pengerjaan proyek tersebut tidak terlepas dari pengawasan pihaknya. “Ya dari nol pekerjaan sampai pengawasan dari pihak kita dan konsultan pengawas kita lakukan,” ucapnya.

Disinggung soal kordinasi dengan PDAM maupun instansi lain, Evan sapaanya telah lakukan hal itu.

“Ya terkait dengan galian yang tentunya berdampingan dengan jalur pipa PDAM kami telah lakukan kordinasi, hal itu sebagai antisipasi agar tidak merusak atau menghambat penyaluran air dari PDAM” Sehingga tidak merugikan warga sekitar pengerjaan proyek, tutup Evan sapaan akrabnya. (Red)
Editor Doko