suarajurnal.co, LAMPUNG TIMUR – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Pemerintah daerah Lampung Timur (Lamtim) secara resmi memulai Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio 2024. PIN Polio adalah kegiatan pemberian Vaksin Polio secara serentak di sejumlah wilayah di Indonesia, dengan sasaran adalah anak usia 0 hingga 7 tahun.

Guna mendukung suksesnya program ini, Kodim 0429/Lamtim melalui Koramil jajaran berperan aktif melaksanakan pendampingan pemberian 2 tetes vaksin Polio akan serentak dilaksanakan oleh tim medis, bidan dan kader posyandu. Pelaksanaan sendiri berlangsung di berbagai lokasi, termasuk posyandu, puskesmas, sekolah, dan pos pelayanan imunisasi terdekat yang ada di wilayah kabupaten Lampung Timur, Kamis (25/7/2024).

Saat ditemui, Dandim 0429/Lamtim, Letkol Arm Arief Budiman S.Sos MM mengatakan, bahwa Kodim beserta Koramil jajaran siap mendukung dan mensukseskan Pekan Imunisasi Nasional Polio 2024 yang merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menanggulangi polio.

“Insyaallah kami berkomitmen tetap bersama dan siap mendukung pelaksanaan PIN Polio tahun 2024 dengan memastikan capaian PIN Polio yang tinggi dan merata di kabupaten Lampung Timur,” terang Dandim.

Menurutnya, seluruh unsur Pemeritah daerah, tenaga kesehatan, pendidikan, tokoh agama dan tokoh masyarakat harus turut serta mensukseskan program tersebut.

“PIN Polio 2024 merupakan ikhtiar kita bersama supaya anak-anak generasi penerus bangsa, khususnya di kabupaten Lampung Timur Bumie Tuwah Bepadan dapat terhindar dari polio,” kutip Letkol Arm Arief budiman.

Dengan dimulainya Pekan Imunisasi Nasional Polio pada tanggal 23 Juli 2024, pemerintah mengajak seluruh keluarga dan tetangga untuk ikut serta dalam program imunisasi ini demi kesehatan dan masa depan anak-anak.

Melalui kesadaran dan partisipasi aktif dalam program imunisasi ini diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi generasi masa depan.

Hal ini pun menjadi upaya untuk meningkatkan kekebalan, guna melindungi anak-anak sebagai generasi penerus dari virus Polio yang menyebabkan kelumpuhan dan kematian.

Terpisah, Kepala UPTD SDN 2 Sukadana Pasar, Samsuri mengatakan, sangat mensuport kegiatan tersebut.

Menurut dia, program seperti ini sangat penting untuk kesehatan masyarakat, terutama anak-anak peserta didik Siswa-siswi SDN 2 Sukadana Pasar.

“Telah dilakukan partisipasi dari siswa-siswi kami, ini salah satu bentuk komitmen yang kuat terhadap kesehatan masyarakat dan kesadaran akan pentingnya vaksinasi,” papar Kepsek. (Bastian)

Editor: Donni