PALI – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, secara resmi menyatakan komitmen dan dukungan utuh bagi pelaksanaan program strategis nasional berupa Survei Seismik 3D Bioni.
Kegiatan ini dikerjakan oleh PT BGP Indonesia, dan menjadi langkah nyata untuk menelusuri kembali kekayaan sumber daya alam yang masih terpendam, demi mewujudkan kemandirian energi serta meningkatkan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat di wilayah ini.
Pernyataan dukungan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi dan Sosialisasi yang berlangsung khidmat di Aula Kecamatan Talang Ubi, Senin (22/6/2026).
Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten PALI, Kartika Yanti, serta dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, perwakilan SKK Migas, hingga jajaran manajemen PT Pertamina EP.
Kehadiran berbagai pihak menunjukkan kesungguhan bersama dalam memastikan kelancaran tahap awal eksplorasi ini.
Dalam sambutannya, Sekda Kartika Yanti mengingatkan kembali sejarah keemasan PALI yang pernah dikenal luas sebagai salah satu daerah penghasil minyak terbesar di Asia.
Menurutnya, kegiatan survei ini merupakan ikhtiar terencana untuk menemukan titik cadangan minyak dan gas bumi baru yang nantinya akan menjadi penopang utama perekonomian daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten, kami sangat menyambut baik dan mendukung pelaksanaan kegiatan survei ini. Kita semua tahu, PALI memiliki sejarah panjang sebagai penghasil minyak dan gas yang berjaya. Jika nantinya ditemukan cadangan yang potensial, hal ini akan menjadi angin segar yang berdampak langsung pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kartika.
Sebagai kunci keberhasilan di lapangan, pemerintah daerah memberikan arahan khusus kepada para Camat, Kepala Desa, dan Lurah selaku perpanjangan tangan pemerintah. Mereka diinstruksikan melakukan sosialisasi yang terbuka, akurat, dan komunikatif agar tidak timbul kesalahpahaman yang dapat menghambat pelaksanaan kegiatan.
“Kepada para pemimpin wilayah, tugas Anda memberikan penerangan dan pengertian yang benar kepada warga. Kami berharap tidak ada tindakan yang mengganggu jalannya pekerjaan, karena segala hal dapat diselesaikan dengan cara musyawarah. Selain itu, kami memastikan Pertamina EP telah menyiapkan kompensasi yang layak bagi wilayah yang terdampak aktivitas ini,” tegasnya.
Guna menjamin operasional berjalan sesuai ketentuan dan aman, pemerintah juga melibatkan TNI, Kepolisian, serta Kejaksaan dalam pendampingan hukum dan pengamanan. Sinergi ini diharapkan menjadikan PALI sebagai contoh daerah yang kooperatif dan tertib dalam mendukung program strategis pemerintah pusat.
“Mari kita sama‑sama mengawal agar kegiatan ini berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kita harus menjadi teladan dalam mendukung program yang jelas tujuannya untuk kemakmuran rakyat,” tambah Kartika.
Sebagai penutup, Sekda menyampaikan pantun yang mengajak seluruh elemen masyarakat bekerja sama: “Jangan jalan ke tanaman Kambungi, sebentar membeli ketan. Mari kita sukseskan kegiatan survei resmi di wilayah PALI, untuk pembangunan daerah yang berkelanjutan.”
