Palembang – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan memberikan dukungan penuh sekaligus mengajak seluruh pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan madrasah untuk menyukseskan Gerakan Literasi Madrasah Sumatera Selatan Tahun 2026.

Program yang mengusung tema “Menulis, Menginspirasi, Berkarya” ini diinisiasi oleh Pojok Literasi Madrasah Sumatera Selatan sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam membangun ekosistem literasi yang kuat di madrasah.

Kepastian dukungan ini disampaikan langsung dalam pertemuan audiensi yang berlangsung hangat di Ruang Pimpinan Kantor Wilayah Kemenag Sumsel, Selasa (7/7/2026). Pada kesempatan tersebut, Plt Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Taufiq, yang didampingi Ketua Tim Kerja Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Tendik) Fiane Rika, beserta jajaran tim kerja lainnya, menyambut baik program strategis ini dan menegaskan kesiapan jajaran Bidang Pendidikan Madrasah dalam memfasilitasi serta mendorong keterlibatan aktif para Kepala Madrasah dan guru.

“Selaku Plt Kepala Bidang, saya tentu akan mendukung (support). Kita akan fasilitasi, kita ajak para Kepala Madrasah untuk bisa menulis. Tema yang diangkat pun sangat relevan, seputar kegiatan madrasah,” ujarnya di hadapan tim Pojok Literasi.
Taufiq juga menambahkan bahwa potensi intelektual di lingkungan madrasah Sumsel saat ini sudah sangat berkembang pesat.

“Mayoritas Kepala Madrasah dan guru saat ini pendidikannya tidak lagi sebatas S1. Sudah banyak yang S2, bahkan ada yang sudah menempuh S3. Artinya, tulisan-tulisan seputar pendidikan, makalah, atau hasil studi mereka, setiap harinya bisa dituangkan dan dimasukkan ke dalam program gerakan literasi ini,” imbuh dia penuh optimisme.

Meningkatnya urgensi waktu yang telah memasuki bulan Juli membuat pihak Kanwil Kemenag Sumsel mengimbau agar sosialisasi program ini segera disebarluaskan secara masif ke seluruh madrasah se-Sumatera Selatan.

Langkah cepat ini diperlukan agar proses pengumpulan, penyuntingan (editing), hingga pengurusan nomor publikasi resmi dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu.

Sementara itu, Ari Mawarni selaku perwakilan dari Pojok Literasi Madrasah Sumatera Selatan memaparkan bahwa gerakan ini dirancang sebagai wadah tanpa memungut biaya bagi para peserta yang ingin mengabadikan karya terbaik mereka.

“Gerakan ini mengajak seluruh Kepala Madrasah Negeri dan Swasta (RA, MI, MTs, dan MA) se-Provinsi Sumatera Selatan untuk menulis artikel ilmiah di bidang pendidikan yang nantinya akan diterbitkan dalam Jurnal Paedagogik ber-ISSN,” jelas Ari Mawarni.

“Selain itu, kami juga mengajak para guru madrasah untuk menulis kisah inspiratif mereka seperti dedikasi, pengalaman mengajar, hingga inovasi pembelajaran, yang akan dihimpun menjadi buku Kisah Inspiratif Guru Madrasah Sumatera Selatan ber-ISBN,” lanjutnya.

Puncak dari Gerakan Literasi Madrasah Sumatera Selatan ini direncanakan bergulir pada November 2026. Momen tersebut akan ditandai dengan agenda besar berupa Launching Buku Kisah Inspiratif Guru Madrasah Sumatera Selatan, yang diselenggarakan bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2026 sebagai bentuk apresiasi tertinggi atas dedikasi dan warisan intelektual para pendidik di Sumatera Selatan.