Palembang – Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru mengapresiasi penyelenggaraan Kejuaraan Pencak Silat Kapolda Cup II Sumsel Tahun 2026 yang digelar Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan di GOR Dempo, Jakabaring, Palembang, Kamis (9/7/2026).

Menurutnya, kejuaraan tersebut menjadi momentum penting dalam membangkitkan kembali olahraga tradisional sekaligus memperkuat pembinaan karakter generasi muda.

Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Sumsel beserta jajaran yang telah menghadirkan kegiatan positif dan memberikan ruang bagi 1.107 atlet pencak silat dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Selatan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Pada peringatan HUT ke-80 Polri, begitu banyak kegiatan yang diselenggarakan, termasuk Kapolda Cup II ini. Kejelian jajaran Polda Sumsel dalam menghidupkan kembali olahraga tradisional patut diapresiasi. Ini menjadi tanda kebangkitan olahraga tradisional yang sempat mulai terlupakan, padahal merupakan warisan luhur bangsa,” ujar Herman Deru.

Menurutnya, pencak silat tidak hanya mengajarkan ketangkasan dan kemampuan bela diri, tetapi juga menanamkan nilai sportivitas, keberanian, disiplin, serta semangat juang yang dibutuhkan generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan.

Herman Deru menilai Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sangat terbantu dengan berbagai inisiatif yang lahir dari institusi, khususnya Polda Sumsel, dalam menghidupkan kembali berbagai cabang olahraga.

“Berbagai event olahraga kembali bergeliat, mulai dari lari, bulu tangkis, hingga kini pencak silat. Ini menjadi bukti bahwa kolaborasi pemerintah dan institusi mampu mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi sekaligus membangun masyarakat yang sehat dan berkarakter,” katanya.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan kejuaraan ini sebagai ajang menempa mental dan pengalaman, bukan semata-mata mengejar kemenangan.

“Jangan hanya fokus pada kalah atau menang. Keberanian kalian mengikuti kejuaraan ini sudah merupakan sebuah prestasi. Mental pemberani inilah yang harus terus dibangun sebagai bekal menghadapi kompetisi yang lebih tinggi, bahkan hingga tingkat internasional,” pesannya.

Kejuaraan Pencak Silat Kapolda Cup II Sumsel Tahun 2026 dihadiri Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandy Nugroho, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana, para pejabat utama Polda Sumsel, serta para atlet dan ofisial.

Kejuaraan mempertandingkan kategori Usia Dini (SD), Praremaja (SMP), Remaja (SMA), hingga Umum/Dewasa dan dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru.

Kompetisi tersebut menjadi ajang unjuk kemampuan bagi para atlet dari berbagai daerah di Sumatera Selatan, termasuk pesilat dari Polda Sumatera Selatan, yang antusias memperebutkan medali sekaligus mengukir prestasi.