SUNGAI LILIN – Upaya memperkuat perekonomian berbasis pemuda di tingkat kecamatan terus digencarkan. Karang Taruna Kecamatan Sungai Lilin resmi menerima bantuan sarana prasarana berupa 10 unit mesin kompresor dari Dinas Perindustrian Provinsi Sumatera Selatan.
Bantuan ini diserahkan dalam rangkaian kegiatan pelatihan dan pemberdayaan kewirausahaan pemuda setempat.
Ketua Karang Taruna Kecamatan Sungai Lilin, Herman Saputra,selaku ketua menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak dinas terkait serta seluruh elemen yang mendukung terealisasinya bantuan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada Dinas Perindustrian Provinsi Sumsel atas kepedulian dan dukungannya melalui bantuan 10 unit kompresor ini,” ujar Herman Saputra di sela-sela kegiatan.
“Bantuan ini tentu sangat bermanfaat bagi para pemuda di desa dan kelurahan untuk mengintegrasikan potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di bidang jasa perbengkelan otomotif,” imbuh dia.
Herman juga menyampaikan ucapan terima kasih secara khusus kepada Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan dari Fraksi Partai Golkar, Andi Riskiyansyah SIP. Ia menilai, dorongan ide, gagasan, serta pengawalan aspirasi dari legislator tersebut menjadi salah satu kunci penting hingga bantuan ini dapat terealisasi untuk kepemudaan Sungai Lilin.
“Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Bapak Andi Riskiyansyah SIP yang telah banyak memberikan sumbangsih gagasan dan mengawal program ini demi kemajuan pemuda Karang Taruna di wilayah kami,” tambah Herman.
Acara penyerahan dan bimbingan teknis tersebut dihadiri langsung oleh Kabid Dinas Perindustrian Provinsi Sumsel, Heny SPd MSi, Sekcam Sungai Lilin, Hatta Arli SKM, SMI, serta Lurah Sungai Lilin, Lisnawati SSos.
Turut hadir pula pengurus Karang Taruna Kecamatan beserta para Ketua dan anggota Karang Taruna dari seluruh desa dan kelurahan se-Kecamatan Sungai Lilin.
Pemerintah Kecamatan Sungai Lilin beserta pihak Kelurahan menyambut positif langkah strategis ini dan berharap fasilitas yang diberikan dapat dirawat serta dimanfaatkan secara optimal oleh para pengurus Karang Taruna tingkat desa/kelurahan untuk menciptakan peluang usaha mandiri.
