suarajurnal.co, MUBA – Gara-gara seekor monyet, terpaksa membuat personel kepolisian dari Polsek Lais turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan, akibat amukan monyet sehingga mengigit seorang anak bernama Tasya (10), warga desa Teluk Kijing II, kecamatan Lais, kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel.
Beruntung permasalahan kena gigit monyet sehingga berujung pelaporan oleh orang tua korban, karena pemilik binatang primata ini terkesan tidak mau bertanggung jawab untuk mengobati korban itu bisa di tengahi anggota Bhabinkamtibmas Polsek lais, Bripka Tri Winarto, sehingga berakhir damai.
Tindak lanjut dari Polsek lais, pada Senin (26/06/2023) itu terjadi kesepakatan setelah sebelumnya dilakukan problem solving oleh Bripka Tri Winarto dengan melibatkan Kepala desa Teluk Kijing II, Lumban Tobing SE, yang pelaksanaannya di kantor desa Teluk Kijing II, dan juga dihadiri para pihak yang berselisih.
Kapolres Muba, AKBP Siswandi Sik SH MH melalui Kapolsek Lais, AKP Hendra Sutisna SH, saat dikonfirmasi tribratanews, Rabu (28/06/2023), membenarkan adanya kejadian yang disebabkan oleh seekor monyet tersebut.
“Alhamdulillah sudah selesai dan ada kesepakatan, di mana keduanya sudah saling memaafkan, dan pihak pemilik monyet mau bertanggungjawab untuk pengobatan korban hingga sembuh,” ujar Hendra.
Ia menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat Tasya (korban), yang sedang bermain dengan teman-temannya digigit oleh seekor monyet milik Aburhanudi, tetangga korban pada Senin siang (19/06/2023) sekira pukul 13.00 WIB, di desa Teluk Kijing II kecamatan Lais.
Akibat kejadian tersebut, Tasya menderita luka, yang selanjutnya dibawa ke Puskesmas untuk diobati yang kemudian dirujuk ke RSUD Sekayu.
“Potensi konflik muncul ketika orang tua korban merasa pihak pemilik monyet tidak bertanggungjawab, sehingga hal ini membuat orang tua korban melapor ke polisi Polsek Lais,” tukasnya. (Hasbullah)
Editor: Abdullah
