Website company profile adalah alamat resmi bisnis di internet yang domain dan isinya dipegang pemilik usaha sendiri, berbeda dengan toko online yang bertugas menjual dan akun media sosial yang aturannya ditentukan platform. Ada lima hal tentang domain, hosting, email, perpanjangan, dan pengerjaan yang layak dicek tertulis sebelum memesan. Melalui penawaran paket website company profile Rp1.500.000 per tahun, BisnisOn menampilkan rincian layanan dan biaya perpanjangan sebagai bahan pertimbangan bagi pemilik usaha yang ingin memiliki alamat bisnis sendiri di internet.
Website company profile dapat menjadi alamat resmi bisnis di internet, dengan domain sendiri dan informasi yang dikelola sesuai kebutuhan usaha. Berbeda dengan akun media sosial, website memberi pemilik usaha kendali lebih besar atas identitas, tampilan, dan informasi yang ditampilkan. Akun media sosial tidak bisa menjadi alamat semacam itu karena aturannya ditentukan platform, dan toko online punya tugas lain, yaitu menutup penjualan. Perbedaan ini baru terasa ketika calon klien mengetik nama usaha di Google lalu tidak menemukan satu halaman pun yang jelas milik pemiliknya.
Apa yang Sebenarnya Dikerjakan Website Company Profile?
Website company profile adalah situs yang memperkenalkan usaha. Isinya biasanya profil usaha, daftar layanan, contoh pekerjaan, alamat, dan cara menghubungi. Gramedia Literasi dan Accurate menjelaskan company profile sebagai gambaran tentang usaha dan tujuannya, yang fungsinya membangun citra di mata calon pelanggan dan mitra.
Pengunjung halaman seperti ini jarang datang untuk langsung membayar. Mereka datang untuk memastikan usaha itu nyata, layanannya jelas, dan ada orang yang bisa dihubungi. Website company profile menjawab apakah usaha ini bisa dipercaya sebelum menjawab berapa harganya.
Tiga Wadah Bisnis Online yang Sering Tertukar
Pemilik usaha kecil sering menganggap ketiganya sama, padahal tugas dan pemegang kendalinya berbeda.
Website company profile dipakai untuk memperkenalkan usaha, dan domain serta isinya diatur pemilik usaha sendiri.
Toko online dipakai untuk menjual. Menurut ulasan Shoplazza pada Juli 2026, toko online butuh halaman produk, keranjang belanja, dan gerbang pembayaran, sedangkan situs informasi berfokus pada berbagi informasi.
Akun media sosial dipakai untuk menjangkau dan mengobrol dengan pengikut, tetapi tampilan dan aturan mainnya milik platform.
Ketiganya bisa berjalan bersama. Akun media sosial membawa orang ke website, website meyakinkan mereka, lalu toko online atau formulir kontak menerima pesanan. Yang berisiko adalah menjadikan salah satunya satu-satunya alamat usaha.
Siapa Memegang Kunci Alamat Itu?
Dua website yang tampilannya sama bisa sangat berbeda dalam urusan kepemilikan. Kalau domain didaftarkan atas nama pihak lain, pemilik usaha sulit memindahkan websitenya ketika pindah vendor. Ada lima hal yang layak ditanyakan secara tertulis sebelum memesan.
1. Domain didaftarkan atas nama siapa, dan apakah bisa dipindahkan kalau Anda berganti penyedia jasa.
2. Hosting sudah termasuk atau ditagih terpisah, dan apakah sertifikat SSL serta backup ikut di dalamnya.
3. Apakah ada email di domain sendiri, misalnya nama@usahaanda.com, bukan alamat Gmail.
4. Berapa biaya tahun kedua untuk domain, hosting, dan pemeliharaan, dan apakah harganya sama dengan tahun pertama.
5. Siapa yang mengerjakan, berapa lama, dan sampai berapa kali revisi.
Ekstensi domain juga perlu dicek. Tidak semua penyedia jasa melayani semua ekstensi, jadi pastikan yang Anda inginkan memang tersedia.
Cara BisnisOn Menjawab Kelima Pertanyaan Itu
Sebagai contoh, layanan website company profile dari BisnisOn dijual Rp1.500.000 per tahun, dan perpanjangan tahun berikutnya memakai harga yang sama, sudah termasuk hosting, domain, dan pemeliharaan. Paketnya memuat email di domain sendiri, hosting, SSL, backup harian otomatis, halaman blog, serta domain .com gratis di tahun pertama. Pelanggan yang sudah punya domain juga bisa mengarahkannya ke website baru.
Website dikerjakan tim BisnisOn, bukan template yang dipasang sendiri, dengan waktu pengerjaan umumnya 1 sampai 3 hari dan revisi sampai tampilannya sesuai. Satu catatan penting, domain .id dan .co.id belum tersedia saat ini. BisnisOn telah melayani lebih dari 200 brand di Indonesia, berdasarkan informasi yang dicantumkan perusahaan pada situs resminya.
Untuk usaha yang ingin berjualan langsung, layanan toko online BisnisOn memakai skema langganan tanpa komisi transaksi, sehingga uang pembeli masuk ke rekening pemilik usaha. Calon pelanggan dapat memeriksa rincian layanan, ketentuan paket, dan proses pemesanan melalui halaman jasa website company profile BisnisOn.
Kapan Cukup Satu, Kapan Perlu Ketiganya?
Usaha jasa seperti kontraktor, konsultan, atau katering biasanya paling butuh website company profile, karena klien menilai kredibilitas sebelum menelepon. Usaha yang transaksinya sudah ramai di marketplace dan media sosial lebih dulu perlu memastikan nama mereka punya satu alamat yang tidak bergantung pada pihak lain.
Apa pun pilihannya, mulailah dari pertanyaan siapa yang memegang domain. Jawabannya menentukan apakah website itu aset usaha atau sekadar sewa. Pemilik usaha yang ingin membandingkan paket bisa melihat jasa pembuatan website company profile dan toko online BisnisOn.
Press Release ini sudah tayang di VRITIMES
