suarajurnal.co, MUARA ENIM – Sebuah bangunan lapangan futsal di desa Beringin, kecamatan Lubai, kabupaten Muara Enim, provinsi Sumatera Selatan, pada Kamis sore, (2/11/2023), ambruk usai diterjang angin kencang disertai hujan deras.
Beruntung robohnya proyek lanjutan bangunan lapangan futsal yang baru dibangun (dikerjakan) di area kompleks GOR desa Beringin, sekitar 2 Minggu lalu itu tidak memakan korban jiwa. Dari pantauan, kerusakan bangunan diperkirakan mencapai 80 persen.
“Ya tadi (Kamis) sore kejadiannya, Alhamdulillah tidak sampai menimbulkan korban. Tadi pihak pelaksananya (pemborong, red) juga sudah melaporkan ke kita dan langsung ke lokasi usai kejadian,” sebut Berry, Kepala desa Beringin, Lubai, saat dihubungi via telepon WhatsApp, Kamis malam, 2 November 2023.
Menurut Kades Beringin ini, robohnya bangunan lapangan futsal yang baru dibangun melalui APBD induk kabupaten Muara Enim tahun 2023 itu terjadi saat turun hujan disertai angin kencang yang melanda desanya.
“Itu bangunan induk Muara Enim kak, baru 2 Minggu dikerjakan, rencananya besok infonya mau pasang list plang dan atap, tetapi dapat musibah itu. Proyek bangunan itu merupakan pekerjaan lanjutan kak, anggarannya sekitar 500 jutaan,” terang Berry.
Dihubungi terpisah, Rizal, pihak pelaksana kontraktor menyebut robohnya bangunan lapangan futsal itu adalah musibah, setelah dihantam angin kencang dan dibarengi hujan deras.
“Yo pak, mohon maaf ini kan musibah bagi saya karena angin yg kuat dan hujan deras… Namun demikian ini lagi di bangun”, tulis Rizal, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp.
Lebih jauh ia menuturkan, tetap akan bertanggung jawab dan menyelesaikan pekerjaan tersebut. “Ini resiko usaha pak, komitmen kita akan diselesaikan… Untung rugi itu adalah resiko usaha, mohon doanya pak agar berjalan dg baik”, sebut Rizal, seraya menambahkan, pihaknya baru mengerjakan progres bangunan tersebut sekitar 35 persen. (*)
Editor: Donni
