suarajurnal.co, PRABUMULIH– Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Prabumulih selasa (12/12/2023) melakukan himbauan persuasif di beberapa tempat hiburan.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Pol PP Feri Irawan SH dan didampingi anggota personel lainnya.

Sasaran tempat antara lain, pijat refleksi, telapak Kakiku, refleksi King, dan masih ada lagi lainya, serta tempat hiburan Circle Biyar, dan Venus Bilyar. Kegiatan sendiri dimulai sekitar pukul 20.00 Wib.

Kasat Pol PP Feri Irawan SH ketika dikonfirmasi disela kegiatan mengatakan,   kegiatan ini yakni kegiatan persuasif untuk menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Serta, masih kata Feri, Kota Prabumulih akan menghadapi pemilu. Makanya kita menjaga keamanan secara kondusif, tentunya kita juga akan selalu berkoordinasi dengan TNI dan Polri, sebutnya.

“Kita menyambangi beberapa tempat hiburan. Dan kita juga memberikan himbau terkait menjaga kamtibmas, ” tegasnya.

Ungkapnya, ada beberapa poin penting yang kita sampaikan ke pengusaha hiburan dan refleksi. tidak melaksanakan kegiatan pesta berlebihan, tidak melakukan pesta kembang api dimalam tahun baru karena sangat berbahaya.

Kemudian, tidak melakukan prostitusi, tidak menjual narkoba, serta kita juga mengajak tetap menjaga protokol kesehatan, urainya.

Kegiatan ini bukan malam ini saja, namun akan kita adakan lagi dimalam lainnya (continue) dengan harapan kota Prabumulih aman, pungkasnya.

Sementara, salah satu owner refleksi Telapak Kakiku dan Hotel Grand Citra Junaidi mengatakan, sangat berterima kasih atas kunjungan teman-teman Pol PP Prabumulih. Kita tidak merasa terganggu, malahan kita senang, ucapnya.

Kita sebagai pengusaha tentu harus mematuhi aturan yang ada. Tidak ada prostitusi, tidak ada namanya pesta alkohol. Apalagi nanti kita akan menyambut tahun baru, tentu kita akan mendukung penuh aturan yang ditetapkan, tegasnya.

Terakhir, jangan ragu dan sungkan, lanjutkan saja apalagi ini aturan yang ditetapkan pemerintah kota Prabumulih. dan buat teman teman Pol PP, semoga selalu diberikan kesehatan, tutupnya. (Red)
Editor: Doko