suarajurnal.co, OGAN ILIR – Pemerintah kabupaten Ogan Ilir melalui Wakil Bupati Ogan Ilir, H. Ardani SH MH didampingi Asisten Setda beserta Kepala Perangkat Daerah terkait, menerima audiensi Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), (24/6).
Terungkap, acara itu dilakukan menyusul kembali akan dilaksanakannya Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 62 Universitas Muhammadiyah Palembang di kabupaten Ogan Ilir, yang akan dilaksanakan pada tanggal 23 Juli sampai 31 Agustus 2024, yang terdiri dari beberapa Fakultas yakni Hukum, Agama Islam, Teknik, Ekonomi dan Pertanian dengan total keseluruhan 624 Mahasiswa.
Pertemuan juga membahas usulan desa yang akan dituju, yakni di 4 kecamatan antaranya Kec. Tanjung Batu, Kec. Payaraman, Kec. Lubuk Keliat, dan Kec. Tanjung Raja.
Wakil Bupati Ogan Ilir, H. Ardani, dalam pertemuan itu mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Palembang, yang telah memilih kembali kabupaten Ogan Ilir sebagai tempat lokasi KKN bagi Mahasiswa UMP.
“Pemerintah kabupaten Ogan Ilir sangat menyambut positif kegiatan KKN ini, selain sebagai sarana pengabdian kepada masyarakat, secara psikologis juga akan memberikan sugesti dan motivasi kepada para pelajar di kabupaten Ogan Ilir untuk melanjutkan pendidikannya kelak ke perguruan tinggi khususnya ke Universitas Muhammadiyah Palembang,” ujarnya.
Wabup Ardani juga menambahkan, para Mahasiswa Muhammadiyah Palembang nantinya dapat ikut andil dalam pelaksanaan atau program yang sedang dijalankan oleh Pemerintah, yakni mengenai stunting, lingkungan hidup, penguatan ekonomi UMKM, teknologi budidaya pengelolaan, olahraga dan seni budaya, serta sunatan massal yang akan dilaksanakan dengan menyesuaikan kondisi di lapangan nantinya.
“Harapannya dengan dilaksanakannya KKN di kabupaten Ogan Ilir ini, semua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang Angkatan 62 mendapatkan hasil, sesuai harapannya terutama mengenai stunting di kabupaten Ogan Ilir ini, dan juga sinergitas Pemerintah kabupaten Ogan Ilir dengan Universitas Muhammadiyah Palembang dapat selalu terjalin dengan baik,” harapnya. (*)
Editor: Donni
