suarajurnal.co, PALEMBANG – Kantor Imigrasi kelas I TPI Palembang Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Selatan menggelar coffee morning dengan tema ‘Sinergitas dan Optimalisasi Kehumasan dengan Pimpinan dan awak media di Sumatera Selatan, bertempat di Kopi 7 Kambang Iwak, Palembang, Selasa (30/7/2024).
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Palembang, Khairil Mirza SH MH mengatakan, bahwa imigrasi di Palembang terbentuk tahun 1986 di Pelabuhan Boom Baru dan sekarang berada di Jakabaring. “Bisa 100-150 masyarakat yang datang ke kantor kami, kami mengundang awak media untuk sinergitas dalam pemberitaan kegiatan kegiatan yang kami lakukan untuk diberitahukan kepada masyarakat,” ungkap Mirza, saat membuka acara tersebut.
“Imigrasi bagian kegiatan pelayanan masyarakat dalam pembuatan paspor, penegakan hukum, fasilitator pembangunan negara, kami butuh support media untuk melaksanakan fungsi tersebut,” sambung Mirza.
Dikatakan Mirza, ada enam kota dan kabupaten yang masuk wilayah pengawasan pihaknya, pertama kota Palembang, Prabumulih, kabupaten Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ilir. “Selain itu, kami berharap silaturahmi ini terus berlanjut dengan pertemuan pertemuan selanjutnya,” harapnya.
Dikesempatan itu juga, sebut Mirza, selama sekitar satu bulan dirinya menjabat dan memimpin Kantor wilayah Imigrasi kelas I TPI Palembang, tidak ada menemui kendala, terutama kuliner.
“Alhamdulillah, pengalaman satu bulan memimpin di sini tidak ada masalah dengan bahasa, terutama kuliner. Alhamdulillah, bisa kami nikmati semuanya seperti pempek, dan pindang,” aku Mirza.
Lebih jauh, dirinya mengatakan, dalam rangka menyambut kemerdekaan HUT RI dan HUT Pengayoman ke 79, pihaknya akan membuka dan melayani pembuatan paspor di mall, maupun di rumah.
“Untuk menyambut kemerdekaan HUT RI dan HUT Pengayoman ke 79, kami akan melakukan pelayanan pembuatan paspor di mall, dan di rumah, kami jemput bola dalam pelayanan pembuatan paspor ini, tanggal 2-4 Agustus akan melakukan pelayanan di mall, target kita setiap hari dapat melakukan pelayanan minimal 50 masyarakat. Kita juga melakukan pameran karya karya warga binaan lapas,” ungkap dia.
Sementara itu, Kasi Teknologi dan Informasi (TIKIM) Imigrasi Kelas I TPI Palembang, Dedi Firman mengatakan, bahwa kegiatan Coffe Morning ini merupakan bentuk silaturahmi pihaknya dengan media. “Karena adanya pergantian pimpinan imigrasi kelas I TPI Palembang, untuk itu kami ingin mengenalkan diri dengan rekan rekan media,” ungkapnya.
Lebih jauh Dedi berharap melalui kegiatan tersebut, bisa memberikan inovasi baru dalam rangka peningkatan pelayanan imigrasi TPI Palembang.
Sementara itu, perwakilan media yakni Ketua PWI Sumsel, Kurnaidi menyampaikan ucapan terima kasih dan menyambut baik digelarnya coffe morning guna untuk menjaga silahturahmi. “Ke depan harapan kita, lebih banyak lagi diundang para lembaga organisasi profesi wartawan di Sumsel,” harap Kurniadi.
Ketua PWI Sumsel yang akrab disapa Kuyung Kur ini pun sangat mensupport kegiatan imigrasi tersebut, khususnya dalam pelayanan pembuatan paspor. “Apalagi imigrasi melakukan jemput bola untuk melayani masyarakat dengan tidak hanya di kantor, tapi di mall serta datang ke rumah-rumah untuk melaksanakan pelayanan tersebut,” tandasnya. (*)
Editor: Donni
