PRABUMULIH – Awali tanggung jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PT Patra Drilling Contractor (PDC) anak perusahaan Pertamina Drilling Service Indonesia (PDSI) dan Pertamina Hulu Energi (PHE) bekerjasama dengan Disnaker Kota Prabumulih menggelar pelatihan dan pendidikan operator mobile crane untuk 21 orang peserta yang berada wilayah operasi produksi migas Pertamina field.
Kadisnaker, H Sanjay Yunus SH MH beserta Dirut PDC, Faried Iskandar Dozyn, PT Berkarya Sukses Gemilang Putri Febrianty, Camat, Lurah dan segenap peserta Operator Mobile Crane asal Kota Prabumulih menghadiri Aula kantor Disnaker pada Senin (1/7/24).
Acara penyerahan sertifikat secara langsung di lakukan oleh Pj Walikota Prabumulih, H Elman ST MM yang sekaligus menutup rangkaian kegiatan pelatihan pendidikan operator mobile crane.
Elman mengucapkan, terima kasih kepada PT PDC atas kepeduliannya terhadap generasi muda di Prabumulih yang selaras dengan program pemerintah pusat dalam mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan,
“Terima kasih, sudah mendidik dan membekali ilmu para peserta Diklat adalah warga Prabumulih. Harapan kita, yah bisa diterima bekerja di perusahaan. Jangan jadi penonton, makanya butuh skill dan keahlian yang telah terdata dikeluarkan oleh disnaker, “ucapnya
Dirinya berpesan, keahlian yang didapat hendaknya bisa memberikan manfaat dan juga kegunaan bagi peserta Diklat untuk menunjang kegiatan operasi pdc khususnya kegiatan pengeboran RIG migas Pertamina.
“Sayang sekali, jika tidak dimanfaatkan. Apalagi, ini adalah kesempatan berharga. Ke depan, bisa diselenggarakan Diklat lainnya bermanfaat bagi masyarakat Prabumulih lainnya,” tandasnya.
Senada Sanjay Kadisnaker kota Prabumulih mengungkapkan apresiasi dan terimakasih atas pelatihan dan pendidikan yang telah diberikan PDC untuk komunitas lokal masyarakat.
dirinya berharap akan semakin banyak perusahaan yang berkontribusi memberikan semacam kegiatan yang sama dalam pemberdayaan pendidikan dan pelatihan yang berkompetensi sebagai bekal dalam memasuki dunia kerja.
“Apresiasi terimakasih kepada PDC kita berharap kolaborasi akan terus menerus memberikan pelatihan kepada masyarakat Prabumulih, dan kepada peserta agar mengedepankan, Attitude akhlak yang terpenting, karena Skill itu bisa di asah dengan sendirinya,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut Dirut PDC kepada awak media menyampaikan penutupan program Corporate Social Responsibility (CSR) atau bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan kepada komunitas lokal dimana PDC beroperasi,
“Tentu apa yang kita dapat dari bumi Prabumulih maka kita berkomitmen untuk terus mengembalikan apa yang kita dapat ini, kita bagikan juga ke komunitas lokal, kali ini tentunya kita memberikan sertifikat crane operator, untuk memberi satu peluang pekerjaan generasi muda disni agar turut serta dalam operasi PDC kedepannya,” ujarnya.
Faried juga mengatakan setelah peserta mendapatkan sertifikat dan pelatihan merupakan satu tanggung jawab moril bagi perusahaan agar para peserta dapat mengimplementasi untuk melaksanakan keahliannya dengan memberikan peluang,
“Saya pikir ini baik bahwa dari generasi muda lokal di Prabumulih dapat berperan serta, karena adanya keterikatan sosial antara perusahaan dan masyarakat, ” ungkapnya.
Lebih Lanjut Faried mengungkapkan penerimaan pekerja nantinya akan dilakukan secara online akan di umumkan dikomunikasikan secara terus menerus pada bagian corporate secertary, dengan melakukan audensi sebelum rekrutmen dan seleksi secara terbuka dan transparan.
“Karena secara korporasi kita bertanggungjawab melaksanakan bisnis perusahaan secara GCG (Good Corporate Government) rekrutmen secara transparan dengan passing grade tes nantinya harus sesuai dengan value Akhlak dari Pertamina, integritas terpenting selain kecakapan dan keahlian juga menjadi pertimbangan kami lagi lagi saya sampaikan bahwa untuk operasi lokal tentunya kami prioritaskan tenaga tenaga dari Prabumulih,” pungkasnya.
PDC sebagai Perusahaan penunjang industri MIGAS di Indonesia saat ini yang banyak memiliki unit usaha antara lain Manpower Services, Service Contract, Food and Lodging Services (FLS), Engineering, Procurement and Construction (EPC) , Trading & General Services serta Transportation & Logistic dan saat ini terus menerus mangalami kemajuan keuntungan yang sangat pesat dalam menjalankan bisnisnya. (*)
Editor : Donni
