PALEMBANG, suarajurnal.co – Hujan deras yang mengguyur Palembang, pada Senin (18/11/2024) kemarin, menyisakan duka mendalam bagi keluarga Atha Paris.

Bocah berusia 6 tahun itu dilaporkan hilang terseret arus banjir saat asyik bermain hujan di sekitar rumahnya.

Tim SAR gabungan pun langsung bergerak cepat melakukan pencarian intensif. Setelah berjibaku selama hampir 24 jam, akhirnya pada Selasa sore (19/11/2024) sekitar pukul 16.30 WIB, kabar gembira sekaligus menyayat hati datang.

Jasad Atha ditemukan tergeletak di tumpukan tanaman eceng gondok, sekitar 1 kilometer dari lokasi awal kejadian.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Kantor SAR Palembang, TNI, Polri, masyarakat, dan keluarga korban pun langsung melakukan evakuasi.

Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, membenarkan penemuan jasad Atha.

“Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai,” katanya.

Raymond menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam operasi pencarian ini.

“Kejadian tragis ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya kewaspadaan saat musim hujan,” imbuhnya.

“Kepada keluarga Atha, kami turut merasakan duka yang mendalam. Semoga Atha diberikan tempat terbaik di sisi-Nya,” pungkas Raymond.

Kronologis sebelumnya, bahwa korban dilaporkan tenggelam pada Senin (18/11/2024) sekitar pukul 17.30 WIB.

Saat terjadi hujan deras korban bersama temannya mandi hujan disekitar rumahnya, dikarenakan hujan yang semakin deras menyebabkan lingkungan di perumahan tersebut mengalami banjir dan korban terpeleset masuk selokan sehingga menyebabkan korban terseret arus banjir dan hilang. (Abs)

Editor: Donni