Bogor – Tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia terus meningkat. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Badan Pusat Statistik (BPS), indeks literasi keuangan nasional mencapai 69,57%, sedangkan indeks inklusi keuangan sebesar 93,61%.
Capaian tersebut menunjukkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan semakin luas, namun penguatan pemahaman dan kemampuan mengelola keuangan tetap penting agar pemanfaatannya semakin tepat.
Momentum Bulan Inklusi Keuangan juga menjadi pengingat pentingnya memperluas literasi kepada kelompok prioritas, termasuk perempuan dan pelaku UMKM. Dalam Roadmap Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah 2026–2030, OJK menempatkan kedua kelompok tersebut sebagai bagian dari sasaran penguatan akses dan literasi keuangan, sejalan dengan target inklusi keuangan nasional menuju 98% pada 2045.
Di sisi lain, pemberdayaan perempuan juga tidak dapat dilepaskan dari kesehatan. Kementerian Kesehatan RI terus mendorong penguatan deteksi dini kanker payudara melalui Rencana Aksi Nasional Kanker Payudara 2025–2034, termasuk target menurunkan angka kematian akibat kanker payudara sebesar 2,5% per tahun.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, Great Eastern Life Indonesia menyelenggarakan Reach for Great Financial Literacy “Great Everyday Together: Perempuan Berdaya, Bersama Jadi Hebat” di Kelurahan Sindangsari, Bogor Timur.
Mengusung semangat “Sehat Dirinya, Cermat Keuangannya, Maju Usahanya”, kegiatan ini diikuti oleh 30 perempuan pelaku UMKM dan pengrajin Kampung Perca Sindangsari. Program menggabungkan edukasi pengelolaan keuangan keluarga dan usaha, edukasi kesehatan payudara dan SADARI, pemeriksaan USG payudara bersama Lovepink, serta mini medical check-up yang didukung RS Hermina Bogor.
Konsep program memang dirancang untuk menghubungkan tiga aspek utama: menjaga kesehatan, mengelola keuangan, dan mengembangkan usaha.
Lurah Sindangsari, Nendar Kusnida, menyambut positif kegiatan tersebut. “Saya berharap acara seperti ini bisa berlanjut, dan tidak hanya di Kelurahan Sindangsari, tapi kalau bisa di berbagai daerah di Bogor Timur, karena acara seperti ini sangat bermanfaat,” ujarnya.
Direktur Great Eastern Life Indonesia, Hana, mengatakan pemberdayaan perempuan perlu dibangun menyeluruh, baik dari sisi kesehatan maupun kemampuan mengelola keuangan. “Pemberdayaan perempuan tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar.
Langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi fondasi agar perempuan semakin sehat, mandiri, dan kuat secara finansial,” ujar Hana.
Dalam sesi literasi keuangan, Fennicia Auliantika SE MM CFP, Dosen sekaligus Duta Penggerak Literasi Keuangan OJK 2025, mengajak peserta menerapkan pengelolaan keuangan sederhana, mulai memisahkan keuangan usaha dan rumah tangga, mencatat arus kas, menghitung keuntungan hingga menyiapkan dana darurat dan perlindungan keuangan.
“Kita perlu mempersiapkan diri menghadapi situasi yang tidak terduga. Dengan pengelolaan keuangan yang terencana, perempuan bisa lebih mandiri secara ekonomi dan turut menjaga stabilitas keuangan keluarga,” ujar Fennicia.
Sesi edukasi Kesehatan bersama Pink Squad dari Lovepink, Nuni Warjono dan Ina Sumantri, membekali peserta dengan pemahaman tentang kondisi tubuh, SADARI, pentingnya deteksi dini serta pemeriksaan lanjutan jika ditemukan perubahan yang tidak biasa.
Sebanyak 15 peserta menjalani pemeriksaan USG payudara bersama Lovepink. Selain itu, 44 peserta, mengikuti medical check-up yang didukung RS Hermina Bogor yang terdiri atas 30 perempuan dari Kampung Perca serta 14 staf Kelurahan Sindangsari dan kader Posyandu.
Efektivitas edukasi tercermin dari kenaikan rata-rata nilai tes dari 81 menjadi 89,67, dengan jumlah peserta yang memeperoleh nilai 90-100 meningkat dari 11 orang menjadi 21 orang.
Salah satu peserta, Siti Julaihah, mengaku memperoleh wawsasan baru tentang pengelolaan keuangan dan Kesehatan, “Saya senang sekali dengan acara ini. Selain ada materi keuangan, juga ada edukasi kesehatan. Saya jadi semakin sadar untuk menjaga kesehatan dan lebih memperhatikan pola makan serta olahraga,” ujarnya.
Melalui program ini, Great Eastern Life Indonesia mendorong pemberdayaan perempuan melalui literasi keuangan, kesadaran Kesehatan, dan keberlanjutan usaha, guna memperkuat kesejahteraan keluarga dan komunitas sehingga bersama-sama bisa Jadi Hebat, Reach for Great.
