AFRIKA SELATAN – Canva, platform komunikasi visual global, telah menjadi perusahaan internasional pertama yang menawarkan pembayaran berlangganan berkala kepada pelanggan di Afrika Selatan melalui Capitec Pay.
Capitec Pay adalah metode pembayaran account-to-account (antar-rekening) yang dikembangkan oleh Capitec, bank ritel (layanan perbankan perorangan) terbesar di Afrika Selatan.
Pencapaian ini terwujud berkat kemitraan berkelanjutan antara Canva dan EBANX, sebuah perusahaan teknologi global yang berspesialisasi dalam layanan pembayaran untuk pasar negara berkembang.
Pengumuman ini menandai perubahan dalam cara bisnis berlangganan global menjangkau konsumen di Afrika Selatan. Menurut data South African Reserve Bank dan Bank Dunia, penetrasi kartu kredit di negara tersebut berkisar antara 8% hingga 10% dari populasi orang dewasa.
Keterbatasan ini secara historis membatasi jangkauan model berlangganan konvensional yang mengandalkan penyimpanan data kartu (card-on-file), sehingga tidak dapat menjangkau 44 juta penduduk Afrika Selatan yang tidak memiliki kartu kredit.
Alih-alih memerlukan kartu kredit, Capitec Pay memungkinkan pelanggan untuk menyetujui pembayaran berkala cukup dengan satu kali konfirmasi melalui aplikasi Capitec.
Setelah itu, bisnis yang berpartisipasi dapat memproses pembayaran berlangganan di masa mendatang secara otomatis. Canva merupakan layanan berlangganan internasional pertama yang menawarkan opsi pembayaran berkala menggunakan Capitec Pay.
Capitec adalah bank ritel terbesar di Afrika Selatan berdasarkan jumlah nasabah, dengan 26 juta klien dan lebih dari 16 juta pengguna aplikasi. Menurut Capitec, satu dari tiga orang dewasa di Afrika Selatan menggunakan aplikasi seluler mereka.
“Bagi Canva, peluncuran layanan sebagai *merchant* global pertama yang menggunakan infrastruktur ini berarti penghapusan hambatan struktural yang sebelumnya menghalangi sebagian besar masyarakat Afrika Selatan untuk mengakses platform kami,” ujar Bianca Sibiya, Canva Africa Lead.
Layanan pembayaran berkala melalui Capitec Pay yang dihadirkan oleh Canva di Afrika Selatan dapat terwujud berkat kemitraan dengan EBANX; EBANX berperan menyempurnakan solusi tersebut dan menjadi penyedia layanan pembayaran (PSP) global pertama yang mengintegrasikannya ke dalam alur pembayaran lintas batas.
“Selama bertahun-tahun, penagihan berbasis kartu dianggap sebagai model standar untuk produk berlangganan global, namun standar tersebut terbentuk berdasarkan perilaku konsumen di Amerika Serikat dan Eropa Barat, bukan di Afrika Selatan,” jelas Wiza Jalakasi, Commercial Lead untuk wilayah Afrika dan Timur Tengah di EBANX.
EBANX telah menjadi penyedia utama layanan metode pembayaran alternatif (APM) berkala dalam perdagangan digital lintas batas di seluruh dunia. Perusahaan ini mendukung APM berkala di 12 pasar berkembang—termasuk Afrika Selatan—yang memungkinkan pedagang global menjangkau lebih dari 1 miliar konsumen, yang banyak di antaranya tidak memiliki akses ke kartu kredit atau debit.
“Filosofi Capitec adalah memastikan nasabah kami mendapatkan layanan yang sederhana, terjangkau, dan inovatif. Pembayaran berkala melalui Capitec Pay merupakan salah satu wujud nyata dari upaya kami menghadirkan kemudahan tersebut, sekaligus memberikan pengalaman pembayaran yang sudah dikenal dan dipercaya oleh nasabah. Melalui kemitraan dengan Canva ini, kami memperluas jangkauan pengalaman pembayaran tepercaya kami dan memberikan akses mudah bagi nasabah untuk bertransaksi dengan pedagang internasional,” ujar Francois Viviers, Group Executive of Marketing and Client Experience di Capitec.
Pasar perdagangan digital Afrika Selatan terus tumbuh pesat; menurut data Payments and Commerce Market Intelligence (PCMI) yang dianalisis oleh EBANX, penetrasinya telah mencapai 74% dari populasi dewasa dengan proyeksi pertumbuhan tahunan sebesar 20% hingga tahun 2028. Pada tahun tersebut, pasar e-commerce Afrika Selatan diperkirakan akan bernilai USD 23 miliar, berdasarkan wawasan PCMI yang dimuat dalam studi *Beyond Borders* dari EBANX.
