Jakarta, 28 September 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) membukukan kinerja positif sepanjang semester I-2026 dengan mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 91,2% secara tahunan (year-on-year/YoY). Pertumbuhan tersebut didukung oleh ekspansi bisnis, khususnya pada segmen pembiayaan konsumer, sekaligus diiringi dengan upaya perseroan menjaga kualitas portofolio melalui penerapan manajemen risiko dan prinsip kehati-hatian.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan pencapaian tersebut mencerminkan konsistensi perseroan dalam mengembangkan bisnis dengan tetap memperhatikan kualitas aset dan kondisi pasar.

“Pada semester I-2026, BRI Finance mampu mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 91,2% secara year-on-year. Kinerja ini mencerminkan strategi bisnis yang kami jalankan dengan tetap mengedepankan pertumbuhan yang sehat, kualitas portofolio, dan prinsip kehati-hatian,” ujar Dhani.

Dari sisi bisnis, segmen konsumer menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan BRI Finance. Penyaluran pembiayaan pada segmen tersebut tercatat tumbuh 223,35% YoY per Juni 2026, menunjukkan peningkatan kontribusi pembiayaan konsumer terhadap perkembangan bisnis perseroan.

Pertumbuhan pada segmen konsumer juga sejalan dengan arah pengembangan portofolio BRI Finance. Perseroan menargetkan komposisi pembiayaan sebesar 75% pada segmen konsumer dan 25% pada segmen komersial. Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat sekaligus mempertahankan ruang pertumbuhan pada segmen komersial.

Dhani menjelaskan, penguatan sinergi dalam ekosistem BRI Group turut menjadi bagian dari strategi perseroan dalam mengembangkan bisnis dan menjangkau kebutuhan pembiayaan yang semakin beragam.

“BRI Finance akan terus mengoptimalkan sinergi dalam ekosistem BRI Group serta mengembangkan portofolio secara seimbang sesuai dengan kebutuhan pasar dan potensi masing-masing segmen. Dalam prosesnya, kami tetap menjaga pertumbuhan secara prudent dengan memperhatikan kualitas aset dan penerapan manajemen risiko,” tuturnya.

BRI Finance melihat industri pembiayaan masih memiliki ruang untuk berkembang seiring dengan kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha terhadap akses pembiayaan yang semakin beragam. Di tengah peluang tersebut, perseroan tetap mencermati dinamika industri, termasuk perkembangan suku bunga dan sektor otomotif yang turut memengaruhi permintaan pembiayaan.

Untuk menjaga keberlanjutan kinerja, BRI Finance mengarahkan ekspansi pada segmen-segmen dengan kualitas aset yang baik serta prospek pertumbuhan yang positif. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya perseroan dalam menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan kualitas portofolio.

Melalui strategi tersebut, BRI Finance terus memperkuat fondasi pertumbuhan bisnis yang sehat dengan mengembangkan portofolio secara terukur, menjaga kualitas aset, serta menghadirkan solusi pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES