suarajurnal.co, LAMPUNG TIMUR – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Lampung Timur, Dr. H. Senen Mustakim S.Sos M.Si, secara resmi membuka acara Kick off Launching penerapan integrasi layanan primer (ILP), yang berlangsung di UPTD Puskesmas Sukadana, Kamis (26/9/2024).

Dalam sambutannya, Pjs Bupati Senen menyampaikan, bahwa pembangunan kesehatan pada hakikatnya adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemauan kemampuan hidup sehat baik orang perorangan agar dapat terwujud.

“Oleh karena itu pembangunan kesehatan merupakan bagian terpadu dari pembangunan nasional antara lain untuk mencapai dan mewujudkan bangsa yang mandiri sejak lahir dan batin,” ungkap PJs Bupati Senen.

Ia menyebutkan, penerapan integrasi layanan primer (ILP) ini akan dilaksanakan di 36 puskesmas yang ada di Lamtim.

Sementara, Kadis Kesehatan provinsi Lampung, Dr. Edwin Rusli M.K.M, dalam paparannya menyebutkan Puskesmas Sukadana dan Wana menjadi percontohan. “Karena sejauh ini mengingat tujuan program ILP ini sesuai dengan program Kemenkes, yaitu untuk menyediakan pelayanan kesehatan yang berkesinambungan dan berkualitas, sesuai siklus hidup masyarakat,” ucap Dr. Edwin.

Menurut dia, selain bertujuan untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, penerapan ILP juga memperkuat pelayanan kesehatan di wilayah masyarakat, meningkatkan cakupan dan jangkauan intervensi layanan primer khususnya di kabupaten Lampung Timur.

“Kami melihat kabupaten Lampung Timur perlu diterapkan agar ke depan masyarakatnya dalam keadaan sehat,” imbuhnya.

“Insyaallah, ke depan harapan kami dengan program seperti ini bisa mengatasi berbagai tantangan dalam pencapaian teknik vokal indikator kesehatan tingkat nasional,” ucap dia.

Dibincangi terpisah, Kepala UPTD Puskesmas, Meida Rani mengatakan, melalui sosialisasi ini diharapkan bisa menciptakan manajemen pelayanan Puskesmas yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, mewujudkan pelayanan kesehatan yang baik, bermutu, merata dan terjangkau bersama masyarakat guna meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat secara mandiri, meningkatkan dan mengembangkan kerja sama antar sektor yang terkait di bidang kesehatan.

“Ada tata nilainya, yaitu jujur dalam bekerja, empati melayani dengan sepenuh hati, Junjung pada etik profesi nilai-nilai kemanusiaan dan kekeluargaan, akuntabel bekerja dengan penuh tanggung jawab dan dapat dipertanggungjawabkan, merasa memiliki, serta menjaga membangun dan memajukan puskesmas, mampu memberikan kinerja baik dan bermutu,” kata Meida, disela-sela acara.

Selanjutnya, usai peresmian, acara dilanjutkan dengan peninjauan oleh Kemenkes RI bersama rombongan terhadap gedung dan fasilitas kesehatan yang ada di Puskesmas Sukadana dan dilanjutkan ke Puskesdes yang ada di desa-desa setempat.

Tampak hadir dalam acara tersebut, yakni dari Kemenkes RI, Kadis Kesehatan prov. Lampung Dr. Edwin Rusli M.K.M, Plt. Kadis Kesehatan Lampung Timur Hairul azman, jajaran UPTD Puskesmas se-Lampung Timur, Forkopimda Lamtim, Forkopimcam Sukadana, jajaran TNI-Polri dan para tokoh agama, tokoh pemuda, masyarakat Lamtim serta insan pers dari berbagai organisasi pers. (Bas)

Editor: Donni