suarajurnal.co, TULANG BAWANG BARAT – Polisi mengungkap motif dugaan penyebab pria gantung diri di tiyuh Sumber Rejeki, kecamatan Gunung Agung, kabupaten Tulang Bawang Barat, Kamis dini hari (25/1/2024) pukul 04.00 WIB.

Kapolres Tulang Bawang Barat, AKBP Ndaru Istimawan S.IK melalui Kapolsek Gunung Agung, Iptu Irwan Susanto SE MM menjelaskan beberapa dugaan kuat penyebab TM (59), yang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Salah satunya ia sebutkan dari kakak kandungnya, yang mengetahui bahwa TM (korban), memang mempunyai riwayat sakit Asam Lambung dan kolesterol yang sudah lama.

Korban ditemukan sudah tergantung di halaman belakang rumahnya di tiyuh Sumber Rejeki kecamatan Gunung Agung, pada Kamis (25/1/2024) pukul 04.00 WIB.

“Iya, ada seorang laki-laki tewas yang diduga gantung diri menggunakan tali tambang warna putih,” ungkap Kapolsek Gunung Agung, Iptu Irwan, Kamis (25/1/2024).

Iptu Irwan menjelaskan kronologis kejadian, bermula saat keluarga korban memberitahukan kepada warga, bahwa korban TM telah hilang dan tidak ditemukan keberadannya di rumahnya. Sebelumnya, keluarga korban sudah mencari di sekitar perkarangan rumahnya, namun tidak kunjung ditemukan.

Akhirnya, keluarga korban meminta bantuan warga untuk mencari keberadaan korban. Barulah sekira pukul 03.00 WIB, Saksi An. Sugito yang membantu mencari dan menyusuri daerah perkarangan sekitar rumah korban menemukan korban sudah tergantung, tepatnya di belakang rumahnya.

Saat ditemukan, korban sudah meninggal dalam kondisi gantung diri dan ditangannya terdapat 1 (Satu) set infus. “Mengetahui kejadian tersebut, pihak aparatur tiyuh langsung menghubungi anggota Polsek Gunung Agung untuk melaporkan kejadian tersebut lebih lanjut,” sebut Iptu Irwan.

Iptu Irwan menuturkan, setelah mendapat informasi orang gantung diri, selanjutnya personel Polsek Gunung Agung langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP.

Hasil olah TKP, kondisi jenazah ditemukan terdapat luka bekas jeratan tali di bagian leher, dan tidak ditemukan adanya luka/tanda-tanda kekerasan. Pada saat dilakukan pemeriksaan oleh dokter pada alat kelamin terdapat cairan sperma, dan pada saat ditemukan kondisi lidah dalam keadaan menjulur.

“Pihak keluarga Korban menolak dilakukan visum dan menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah korban. Sehingga pihak keluarga korban akan segera memakamkan jenazah di TPU tiyuh Sumber Rejeki kecamatan Gunung Agung,” pungkasnya. (*)

Editor: Donni