Panduan dari Pandai Emas untuk masyarakat Jabodetabek yang ingin jual emas perhiasan, jual logam mulia, atau beli Logam Mulia Antam dengan perhitungan yang jelas

Menjual emas sering dilakukan dalam kondisi terburu-buru. Ada biaya sekolah, renovasi rumah, modal usaha, atau keperluan mendadak lain yang harus segera ditutup. Dalam situasi seperti itu, banyak penjual hanya menanyakan satu hal, yaitu harga emas per gram hari ini, lalu langsung menyetujui transaksi. Padahal uang yang diterima ditentukan oleh beberapa faktor lain yang jarang diperiksa.

Pandai Emas, tempat jual beli emas di Jabodetabek, merangkum tujuh hal yang perlu dicek sebelum seseorang jual emas perhiasan maupun jual logam mulia. Panduan ini juga memuat tips singkat bagi masyarakat yang berencana beli Logam Mulia Antam sebagai simpanan.

Harga Jual per Gram Emas Belum Tentu Menggambarkan Uang yang Diterima

Nilai jual emas dihitung dari tiga komponen: berat, kadar, dan harga per gram pada hari transaksi. Dari hasil itu, sebagian tempat masih mengurangkan potongan tertentu. Angka akhir setelah seluruh perhitungan inilah yang disebut terima bersih.

Dua toko bisa memasang harga per gram yang berbeda, dan toko dengan harga per gram lebih tinggi belum tentu memberi terima bersih lebih besar. Penyebabnya, kadar emas bisa dinilai lebih rendah dari kondisi sebenarnya. Selisih satu atau dua karat pada perhiasan seberat beberapa gram sudah cukup mengubah hasil akhir. Karena itu, pembanding yang adil antar tempat jual emas adalah terima bersih untuk berat dan kadar yang sama.

Cara menghitung harga jual emas secara sederhana: berat barang dikalikan harga per gram untuk kadar hasil uji, lalu dikurangi potongan jika ada. Penjual yang memahami rumus ini dapat memeriksa sendiri setiap angka yang ditawarkan kepadanya.

Pandai Emas memberikan pelayanan yang transparan untuk menutup celah tersebut. Uji kadar dilakukan terbuka di depan penjual, dan kadar yang dipakai untuk menghitung harga sesuai dengan hasil uji yang dilihat langsung oleh penjual. Pandai Emas tidak menurunkan kadar emas dari hasil uji. Sebelum transaksi disetujui, penjual mendapat rincian berat, kadar, harga per gram, dan terima bersih, sehingga setiap angka dapat diperiksa sendiri.

7 Hal yang Perlu Dicek Sebelum Jual Emas

1. Cek harga emas hari ini sebelum berangkat

Harga emas bergerak setiap hari. Penjual sebaiknya mengetahui kisaran harga buyback emas hari ini, yaitu harga saat emas dijual kembali. Angka ini berbeda dari harga saat membeli, dan selisih keduanya disebut spread. Dengan patokan tersebut, penjual lebih mudah menilai wajar atau tidaknya sebuah penawaran.

2. Pahami kadar emas yang dimiliki

Kadar atau karat menunjukkan porsi emas murni dalam sebuah barang. Cara hitungnya sederhana, yaitu angka karat dibagi 24. Emas 24 karat berarti emas murni, emas 22 karat sekitar 91,6 persen, emas 18 karat 75 persen, dan emas 16 karat sekitar 66,7 persen. Perhiasan umumnya berkadar di bawah 24 karat karena dicampur logam lain agar lebih kuat. Kode kadar biasanya tercetak di bagian dalam cincin atau pada pengait kalung, serta tertulis di surat pembelian.

3. Minta uji kadar dilakukan di depan mata

Kadar yang tertulis di surat tidak selalu sama dengan hasil uji, terutama pada perhiasan lama. Metode yang umum dipakai antara lain batu uji, cairan uji asam, dan alat XRF. Apa pun metodenya, penjual berhak melihat prosesnya dan menanyakan hasilnya.

Satu hal yang sering luput: kadar pada satu perhiasan bisa tidak merata, misalnya di bagian sambungan atau pengait. Tanyakan bagian mana yang diuji dan angka mana yang dipakai untuk menghitung harga.

4. Pastikan timbangan terlihat

Berat adalah komponen kedua dalam perhitungan. Timbangan digital seharusnya menghadap ke penjual dan menunjukkan angka nol sebelum barang diletakkan. Untuk perhiasan dengan batu atau permata, tanyakan apakah berat batu dikurangkan dan bagaimana cara menghitungnya.

5. Tanyakan semua potongan sejak awal

Sebelum menyetujui harga, minta rincian lengkap: berat, kadar hasil uji, harga per gram, potongan jika ada, dan terima bersih. Ongkos pembuatan yang dibayar saat membeli perhiasan umumnya tidak ikut dihitung ketika perhiasan dijual kembali. Mengetahui hal ini sejak awal membantu penjual memasang ekspektasi yang wajar.

6. Jual emas tanpa surat tetap memungkinkan

Surat atau nota yang hilang adalah kasus yang sering terjadi, terutama pada perhiasan warisan atau pemberian. Sejumlah tempat menerima jual emas tanpa surat karena nilai barang ditentukan oleh hasil uji kadar dan berat. Hal serupa berlaku untuk emas rusak seperti kalung putus, cincin patah, atau anting yang tinggal sebelah. Penjual cukup menanyakan syarat yang berlaku, misalnya kartu identitas, sebelum datang.

7. Pilih tempat dengan alamat jelas dan pembayaran langsung

Transaksi emas melibatkan nilai yang besar. Saat mencari tempat jual emas terdekat, perhatikan empat hal: alamat fisik yang bisa dikunjungi, ulasan pelanggan yang terbuka untuk publik, pengawasan keamanan di lokasi, serta pembayaran tunai atau transfer yang selesai saat itu juga dengan bukti transaksi.

Tips untuk yang Ingin Jual Logam Mulia

Logam mulia atau emas batangan seperti Logam Mulia Antam dan UBS memiliki kadar yang sudah terstandar, sehingga perhitungannya lebih sederhana daripada perhiasan. Tiga hal tetap perlu diperhatikan saat jual logam mulia: kondisi fisik batangan, kelengkapan sertifikat atau kemasan, dan harga buyback pada hari transaksi.

Emas batangan tanpa sertifikat umumnya masih bisa dijual melalui uji kadar. Penjual sebaiknya menanyakan apakah ada perbedaan harga untuk kondisi tersebut. Karena harga buyback logam mulia berubah harian, membandingkan beberapa penawaran di hari yang sama memberi gambaran yang lebih akurat.

Tips untuk yang Ingin Beli Logam Mulia Antam

Minat beli Logam Mulia Antam sebagai simpanan jangka panjang membuat banyak orang mencari tempat beli logam mulia yang dekat dari rumah. Sebelum membeli, ada empat hal yang perlu dicek: keaslian dan sertifikat batangan, harga jual pada hari pembelian, selisih antara harga beli dan harga buyback, serta ukuran gramasi yang sesuai tujuan.

Pecahan kecil lebih mudah dicairkan sebagian saat dibutuhkan, sedangkan pecahan besar umumnya memiliki harga per gram yang lebih rendah. Pembeli juga sebaiknya menyimpan sertifikat dan bukti pembelian dengan rapi untuk memudahkan penjualan kembali.

Cara Pandai Emas Menerapkan Transparansi Dalam Jual Beli Emas

Image

Pandai Emas menerima jual emas perhiasan, logam mulia, emas tanpa surat, serta emas rusak atau patah. Prosesnya terdiri dari empat langkah. Pertama, penjual membawa emas ke cabang. Kedua, penjual mendapat estimasi nilai awal. Ketiga, uji kadar dilakukan terbuka di depan penjual, dengan harga yang mengacu pada harga pasar terkini dan diperbarui setiap hari. Untuk mendukung pengecekan kadar, beberapa cabang Pandai Emas juga sudah dilengkapi alat XRF. Keempat, setelah harga disepakati, pembayaran dilakukan saat itu juga secara tunai atau transfer.

Masyarakat yang belum memutuskan untuk menjual tetap dapat mengecek nilai emasnya di cabang tanpa biaya dan tanpa kewajiban bertransaksi. Harga emas hari ini juga dapat ditanyakan melalui WhatsApp sebelum datang, sehingga penjual sudah memiliki gambaran sejak awal.

Selain menerima penjualan, Pandai Emas melayani masyarakat yang ingin beli Logam Mulia Antam. Pecahan yang tersedia adalah 1, 2, 3, 5, 10, 25, 50, dan 100 gram. Pandai Emas juga menghadirkan berbagai promo untuk pembelian Logam Mulia Antam, salah satunya harga yang lebih murah dibandingkan harga resmi Antam. Pembeli dapat memeriksa fisik emas sebelum membayar. Ketersediaan stok setiap pecahan dapat berbeda antarcabang, sehingga pembeli disarankan menghubungi cabang tujuan lebih dulu.

20 Cabang Pandai Emas di Jabodetabek dan Terus Bertambah, Buka Setiap Hari

Pandai Emas saat ini memiliki 20 cabang di Jakarta, Tangerang, dan Bekasi, dan jumlahnya akan terus bertambah seiring ekspansi untuk melayani lebih banyak masyarakat di Indonesia. Seluruh cabang buka setiap hari pukul 08.00 sampai 20.00, termasuk hari libur nasional, dan diawasi CCTV 24 jam. Sebaran cabangnya sebagai berikut.

Pandai Emas Jakarta Timur: Klender, Cipayung, Condet, Jatinegara

Pandai Emas Jakarta Selatan: Ampera, Lebak Bulus, Cipulir

Pandai Emas Jakarta Barat: Greenville, Peta Barat, Jembatan Besi, Taman Semanan, Taman Palem

Pandai Emas Jakarta Utara: Muara Karang, Sunter, Kelapa Gading

Pandai Emas Jakarta Pusat: Sumur Batu, Pecenongan

Pandai Emas Tangerang: Greenlake, Ciputat

Pandai Emas Bekasi: Galaxy

Alamat lengkap dan nomor WhatsApp setiap cabang dapat dilihat di halaman lokasi cabang Pandai Emas. Warga yang ingin jual emas di Jakarta dan sekitarnya dapat memilih cabang yang paling dekat dari rumah atau tempat kerja.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah emas tanpa surat bisa dijual?

Bisa. Di Pandai Emas, emas perhiasan tanpa surat tetap diterima karena nilainya dihitung dari hasil uji kadar dan berat barang.

Kenapa harga jual kembali lebih rendah dari harga beli?

Setiap penjual emas menetapkan dua harga, yaitu harga jual ke pembeli dan harga buyback. Selisihnya disebut spread. Pada perhiasan, ongkos pembuatan juga ikut membuat harga beli lebih tinggi daripada nilai jual kembali.

Apakah emas rusak atau patah masih bernilai?

Masih. Emas dinilai dari kadar dan beratnya, sehingga kalung putus, cincin patah, atau anting sebelah tetap dapat dijual.

Berapa lama proses jual emas di Pandai Emas?

Di Pandai Emas, proses dari uji kadar sampai pembayaran berlangsung sekitar 10 menit, tergantung jumlah barang yang dibawa. Pembayaran dilakukan tunai atau transfer setelah uji kadar selesai.

Apakah cek harga emas di Pandai Emas dikenakan biaya?

Tidak. Pengecekan nilai emas di cabang Pandai Emas gratis, dan pemilik emas tidak wajib untuk bertransaksi dengan Pandai Emas.

Apakah bisa jual emas di Pandai Emas pada hari Minggu atau hari libur?

Bisa. Seluruh cabang Pandai Emas buka setiap hari pukul 08.00 sampai 20.00, termasuk hari Minggu dan hari libur nasional.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES