PRABUMULIH – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di Kelurahan Wonosari, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih.
Lebih dari 700 warga memadati Taman Wonosari, Minggu (23/8/2026), mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari jalan santai, senam bersama, bakti sosial bagi anak berprestasi dan anak dengan kondisi stunting, hingga bazar Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Prabumulih H Arlan, didampingi Camat Prabumulih Utara Alfian Delvino, SE dan Lurah Wonosari Aulia Quds Ladamare PP STrIP
Yang merupakan hasil kolaborasi Kelurahan Wonosari bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Prabumulih di nahkodai oleh Rudiansyah ST dan Rizky Alvieto Ketum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Prabumulih.
Tak sekadar menjadi pesta rakyat dalam memperingati kemerdekaan, kegiatan ini membawa pesan yang lebih luas: membangkitkan semangat belajar generasi muda sekaligus mendorong pelaku UMKM lokal agar mampu berkembang dan naik kelas.
Wali Kota Prabumulih H Arlan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat merupakan modal penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat kebersamaan.
“Saya ucapkan terima kasih kepada KADIN dan HIPMI Kota Prabumulih yang telah memberikan support dan kepedulian atas terselenggaranya kegiatan HUT RI ke-81 di Kelurahan Wonosari,” ujar H Arlan.
Ia berharap momentum tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi awal semakin kuatnya sinergi pemerintah dengan kalangan pengusaha, khususnya dalam membantu pelaku UMKM meningkatkan kualitas usaha dan memperluas pasar.
“Semoga momentum kolaborasi ini menjadi jalinan antara pemerintah dan pengusaha untuk para pelaku UMKM dalam meningkatkan pertumbuhan perekonomian di Kota Prabumulih. Sekaligus mempererat kebersamaan dan silaturahmi masyarakat dalam memperingati perjuangan para pendiri bangsa,” pungkasnya.
Bakti Sosial Sentuh Pendidikan dan Kesehatan Anak
Salah satu rangkaian yang mendapat perhatian adalah bakti sosial berupa pemberian bantuan kepada anak berprestasi serta anak dengan kondisi stunting.
Pemberian bantuan kepada anak berprestasi menjadi warna tersendiri dalam perayaan HUT RI tahun ini. Program tersebut diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak sekolah untuk terus belajar dan mengukir prestasi.
Di sisi lain, perhatian juga diarahkan kepada anak-anak dengan kondisi stunting sebagai bentuk kepedulian terhadap tumbuh kembang dan pemenuhan kebutuhan gizi anak.
Pesan yang ingin dibangun cukup jelas: semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui hiburan dan perlombaan, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap masa depan generasi penerus.
KADIN Dorong UMKM Wonosari Tembus Pasar Lebih Luas
Ketua KADIN Kota Prabumulih, Rudiansyah, ST, turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan pada tahun-tahun berikutnya. Menurutnya, KADIN akan terus mendukung program pemerintah, terutama di bidang pendidikan dan pengembangan UMKM.
“Alhamdulillah hari ini telah terlaksana acara yang luar biasa. Mudah-mudahan tahun ke tahun bisa terus dilanjutkan dan ke depan bisa lebih baik lagi,” ujarnya.
Rudiansyah juga menyampaikan terima kasih karena KADIN diberi kesempatan untuk berkontribusi dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan, penguatan UMKM menjadi salah satu perhatian KADIN.
“Kami juga dari Kamar Dagang berterima kasih telah diberikan kesempatan untuk berkontribusi di sini. Yang lebih fokus, kami untuk UMKM agar terus ditingkatkan. UMKM akan kita ajak ke Expo KADIN Provinsi minggu depan di Palembang,” katanya.
Pernyataan tersebut membuka peluang bagi pelaku UMKM Wonosari untuk tidak hanya berjualan dalam kegiatan lokal, tetapi mulai memperkenalkan produknya ke pasar yang lebih luas.
Produk Tauco Mbak Pur Jadi Sorotan
Usai penyerahan bantuan dan pembagian hadiah doorprize kepada puluhan warga, Camat Prabumulih Utara bersama Lurah Wonosari, jajaran KADIN dan HIPMI menyambangi sejumlah stan UMKM.
Salah satu produk yang mendapat perhatian adalah usaha tauco milik Mbak Pur. Produk tersebut dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan lebih jauh. KADIN Kota Prabumulih bahkan berencana memberikan pembinaan agar produk tersebut dapat meningkatkan kualitas sekaligus naik kelas.
Lurah Wonosari Aulia Quds Ladamare PP, S.Tr.IP, mengatakan keterlibatan UMKM dalam kegiatan tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi pelaku usaha untuk mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.
“Ini sejalan dengan program pembinaan dari KADIN Kota Prabumulih, yaitu UMKM Naik Kelas, serta program HIPMI. UMKM terbaik nantinya berkesempatan untuk diikutsertakan dalam KADIN Expo dan Rakercab HIPMI,” ujar Aulia.
Menurutnya, keberadaan bazar UMKM tidak semestinya hanya menjadi pelengkap kegiatan HUT RI. Lebih jauh, kegiatan tersebut harus menjadi ruang promosi sekaligus membuka akses pasar dan jejaring usaha bagi pelaku UMKM.
Aulia juga menyampaikan apresiasi kepada KADIN, HIPMI, Klinik Kasih Ibu, panitia, serta seluruh masyarakat Wonosari yang telah mendukung kegiatan tersebut.
“Terima kasih atas support dari KADIN, HIPMI, Klinik Kasih Ibu dan berbagai pihak. Kalau tidak ada dukungan, acara HUT RI ini belum tentu terlaksana. Terima kasih juga kepada panitia dan masyarakat Kelurahan Wonosari yang telah hadir dalam acara ini,” ucapnya.
Ia berharap peringatan HUT RI di Wonosari dapat kembali digelar dengan konsep yang lebih baik pada tahun mendatang.
Aulia juga mengajak pelaku UMKM Wonosari untuk tidak ragu mengikuti program pembinaan yang disiapkan KADIN dan HIPMI.
Menurutnya, kedua organisasi tersebut memiliki program untuk menjaring dan membina usaha masyarakat agar mampu berkembang, memiliki daya saing, serta memperluas pasar.
Dengan demikian, semarak HUT RI ke-81 di Wonosari bukan sekadar menghadirkan keramaian sehari. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat untuk membangun pendidikan, kepedulian sosial serta ekonomi kerakyatan.
Dari anak-anak yang didorong untuk berprestasi hingga pelaku UMKM yang mulai dibidik untuk naik kelas, semangat kemerdekaan di Wonosari diterjemahkan dalam bentuk aksi nyata menuju masyarakat yang lebih mandiri dan berdaya saing.
Langkah tersebut sekaligus selaras dengan visi pembangunan Kota Prabumulih menuju masyarakat yang makmur dan sejahtera.
