Riset embodied AI dan pengembangan algoritma robotika membutuhkan platform fisik yang bisa menguji kontrol gerak, persepsi, dan interaksi secara langsung di hardware nyata.

Platform simulasi tidak selalu mencerminkan kompleksitas yang dihadapi sistem robotik di lingkungan fisik yang tidak terstruktur.

Unitree G1 EDU hadir sebagai platform robot humanoid yang dirancang untuk kebutuhan riset AI dan pengembangan robotika di lingkungan akademik dan R&D. Dengan 23 hingga 43 derajat kebebasan gerak, komputasi Jetson Orin 100 TOPS onboard, dan antarmuka SDK terbuka, G1 EDU mendukung pengembangan dan pengujian algoritma secara langsung di hardware.

Dikembangkan oleh Unitree Robotics, G1 EDU kompatibel dengan ROS 2, Isaac Sim, dan Isaac Lab untuk kebutuhan simulasi dan policy training. SDK terbuka mendukung pengembangan dari level rendah hingga tinggi, dengan kemampuan deployment onboard yang beroperasi secara offline.

Target aplikasi G1 EDU mencakup riset reinforcement learning dan embodied AI di lab universitas, pengembangan algoritma manipulasi dan kontrol gerak, serta pengumpulan dataset dunia nyata untuk imitation learning menggunakan teleoperation VR/XR first-person.

“G1 EDU memberi tim riset platform fisik yang terbuka untuk mengembangkan dan menguji algoritma AI secara langsung. Pipeline dari simulasi ke deployment onboard bisa dijalankan dalam satu ekosistem yang terintegrasi,” ujar Halo Robotics.

Unitree G1 EDU menjadi platform yang relevan untuk institusi riset dan universitas yang membutuhkan hardware humanoid dengan antarmuka terbuka untuk pengembangan aplikasi robotika generasi berikutnya.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES