Terintegrasi dengan Budidaya Perikanan di Filipina
HANOI, VIETNAM – VinEnergo, anggota ekosistem hijau Vingroup, dan SunAsia Energy Inc, pelopor di sektor energi surya Filipina, telah mengumumkan kemitraan strategis untuk mengembangkan portofolio proyek energi terbarukan skala besar yang menggunakan model Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Atas Tiang.
Dengan pendapatan seumur hidup yang diharapkan melebihi USD 1,5 miliar, proyek-proyek ini akan mendorong penciptaan lapangan kerja, memicu investasi infrastruktur, dan memperkuat keamanan energi Filipina.
Antara tahun 2027 dan 2028, VinEnergo dan SunAsia Energy berencana untuk mengoperasikan tiga proyek unggulan, dengan kapasitas terpasang gabungan sebesar 422 MWp. Proyek-proyek ini berlokasi di Macabebe, Pampanga (181 MWp), Sagay (126 MWp) dan Silay (115 MWp), keduanya di Provinsi Negros Occidental.
Kemitraan ini bertujuan untuk menyediakan energi terbarukan yang andal bagi jaringan listrik nasional, sekaligus mendukung tujuan Filipina dalam memperkuat keamanan energi, mengurangi emisi karbon, dan mempromosikan pembangunan ekonomi lokal. Setelah beroperasi, proyek-proyek ini diharapkan dapat memasok listrik ke sekitar 278.000 rumah tangga dan mengurangi emisi karbon lebih dari 460.000 ton setiap tahunnya, setara dengan menanam sekitar 21 juta pohon.
Selama 18 bulan ke depan, VinEnergo akan bekerja sama erat dengan SunAsia Energy dalam desain teknik dan implementasi proyek. Fase ini akan mencakup pemilihan insinyur, penyedia teknologi, dan kontraktor untuk memasang hampir 700.000 panel surya yang dipasang pada struktur tiang pancang, serta sekitar 62 kilometer jalur transmisi baru di Negros dan Pampanga.
Portofolio proyek akan menggunakan teknologi Solar on Stilts, di mana panel surya dipasang pada struktur yang ditopang tiang pancang di atas permukaan air, memungkinkan integrasi pembangkit listrik bersih dengan kegiatan akuakultur.
Pendekatan ini secara efektif memanfaatkan potensi kuat Filipina untuk menggabungkan pengembangan energi terbarukan dengan pertanian dan perikanan, sekaligus berfungsi sebagai model untuk proyek energi berkelanjutan di masa depan. Hal ini juga sejalan dengan strategi VinEnergo untuk memajukan Nexus Pangan-Energi-Air guna mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat.
ING dan SGV & Co bertindak sebagai penasihat M&A eksklusif untuk VinEnergo dan SunAsia, masing-masing.
Chief Executive Officer VinEnergo Nguyen Anh Khoa mengatakan pihaknya bermitra dengan SunAsia Energy dalam portofolio proyek strategis ini merupakan demonstrasi nyata ambisi pertumbuhan regional VinEnergo.
“Kami bangga menghadirkan solusi yang menggabungkan pengembangan energi berkelanjutan dengan pemanfaatan sumber daya yang bertanggung jawab,” ujar Nguyen Anh Khoa.
Menurut dia, pembangkit listrik tenaga surya terapung tidak hanya berkontribusi dalam mengatasi tantangan keamanan energi, tetapi juga memberikan peluang berharga untuk berbagi pengalaman pembangunan Vietnam dalam melindungi mata pencaharian lokal dan mendorong pertumbuhan paralel sektor energi dan pertanian.”
Sementara itu, Chief Executive Officer dan Ketua SunAsia Energy Inc Tetchi Capellan mengatakan kemitraan ini didorong oleh komitmen bersama SunAsia Energy dan VinEnergo untuk memperkuat keamanan energi, mendukung pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kehidupan masyarakat, dan membantu melindungi planet ini.
“Melalui model Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung, kami tidak hanya mengembangkan infrastruktur energi terbarukan tetapi juga menciptakan kerangka kerja di mana produksi pangan dan pembangkit energi bersih dapat berkembang bersama,” kata Tetchi Capellan.
Pengumuman kemitraan strategis ini bertepatan dengan Filipina menjadi tuan rumah KTT ASEAN, yang menggarisbawahi peran VinEnergo dalam memajukan kolaborasi lintas batas untuk mengatasi tantangan energi dan iklim.
Ini juga menandai tonggak penting dalam strategi ekspansi internasional VinEnergo, sekaligus menyoroti kemampuan perusahaan-perusahaan Vietnam dalam mengembangkan model energi terbarukan yang inovatif yang berkontribusi pada tujuan transisi energi berkelanjutan ASEAN dan dunia.
