Tingkatkan Pengalaman Layanan Purnajual
JAKARTA – VinFast terus memperkuat jaringan layanan purnajualnya di Indonesia dengan memperluas jaringan bengkel resmi melalui kemitraan bersama penyedia layanan otomotif terpercaya di seluruh negeri.
Perluasan ini menandai tonggak pencapaian lain dalam strategi VinFast untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik (EV) yang komprehensif di Indonesia, menjadikan layanan purnajual resmi lebih mudah diakses dan nyaman bagi pelanggan, sekaligus mendukung transisi negara menuju mobilitas berkelanjutan.
VinFast telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan 10 mitra terkemuka di seluruh Indonesia, termasuk PT Lampung Auto Mandiri, PT Karoto Seiko Indonesia, CV Agus Lio Ban, CV Family Auto Motor, PT Motoreko Mobilindo, PT Green Mobilitas Indonesia, PT Global Mobil Indonesia, PT Layanan Prima Sejahtera, CV Karya Indah Motor, dan PT Prayoga Tangguh Perkasa.
Berdasarkan kesepakatan tersebut, para mitra akan bergabung dengan jaringan Bengkel Resmi (Authorized Service Outlet) VinFast untuk menyediakan layanan perawatan kendaraan, perbaikan umum, dan perbaikan bodi sesuai dengan standar global VinFast. Mereka juga akan mendistribusikan suku cadang dan aksesori asli VinFast di seluruh Indonesia.
Sesuai dengan ketentuan kesepakatan, Bengkel Resmi tersebut akan memenuhi persyaratan ketat VinFast terkait kemampuan teknis, fasilitas, dan kualitas layanan, serta berkomitmen untuk menjunjung tinggi nilai-nilai inti dan standar merek Perusahaan.
Perluasan jaringan Bengkel Resmi VinFast yang berkelanjutan memungkinkan pelanggan di seluruh Indonesia untuk mengakses layanan purnajual resmi dengan lebih mudah, di mana pun mereka berada. Dengan dukungan teknisi bersertifikasi VinFast serta pasokan suku cadang dan aksesori asli yang andal, pelanggan dapat merasa yakin bahwa kendaraan mereka akan mendapatkan perawatan berkualitas tinggi secara konsisten, sehingga menjamin keselamatan, keandalan, dan performa optimal selama masa kepemilikan.
Hingga saat ini, VinFast telah membangun jaringan yang mencakup lebih dari 100 Bengkel Resmi di seluruh Indonesia. Jaringan ini menjangkau wilayah di luar Jabodetabek hingga ke berbagai kota besar di seluruh negeri, guna memenuhi kebutuhan purnajual yang terus meningkat, baik bagi pelanggan perorangan maupun operator armada komersial.
Chief Executive Officer VinFast Asia Tenggara, Antonio Zara mengatakan untuk kendaraan listrik, jaringan layanan purnajual yang andal sangat penting guna memberikan kepercayaan kepada pelanggan selama masa kepemilikan kendaraan mereka.
“Perluasan jaringan Bengkel Resmi (Authorized Service Outlet) kami yang berkelanjutan menunjukkan komitmen jangka panjang VinFast terhadap pelanggan di Indonesia. Melalui kemitraan dengan penyedia layanan otomotif yang berpengalaman dan tepercaya, kami bertujuan menghadirkan layanan purnajual berstandar internasional yang praktis, efisien, dan dapat diandalkan, sehingga memberikan keyakinan lebih bagi konsumen dalam memilih kendaraan listrik VinFast,” kata dia.
Perluasan jaringan Bengkel Resmi merupakan pilar utama strategi VinFast untuk membangun ekosistem kendaraan listrik (EV) yang komprehensif di Indonesia.
Didukung oleh portofolio produk yang semakin beragam, infrastruktur pengisian daya yang berkembang pesat, serta pengembangan ekosistem mobilitas ramah lingkungan yang lebih luas, jaringan layanan purnajual berskala nasional ini akan semakin memperkuat kemampuan VinFast dalam menghadirkan pengalaman kepemilikan EV yang praktis, andal, dan berkelanjutan bagi konsumen Indonesia.
VinFast juga telah meluncurkan berbagai inisiatif yang berorientasi pada pelanggan untuk membuat kepemilikan EV menjadi lebih mudah diakses dan praktis, termasuk program berlangganan baterai, program jaminan pembelian kembali (buyback), dan pengisian daya gratis di stasiun pengisian daya V-GREEN hingga 31 Maret 2029.
Bersama para mitranya di bidang distribusi kendaraan, pembiayaan, infrastruktur pengisian daya, dan layanan purnajual, VinFast terus memperkuat ekosistem EV terintegrasinya, sekaligus menegaskan kembali komitmen jangka panjangnya untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia.
