suarajurnal.co, PRABUMULIH– Pedagang karet Kota Prabumulih yang akrab disapa cak Arlan semakin terkenal dikalangan masyarakat. Apalagi masyarakat Prabumulih sudah mengetahui keinginannya untuk mencalonkan diri sebagai walikota Prabumulih 2024 mendatang.

Kehadirannya, selalu disambut hangat warga. Seperti halnya di Lapangan Bola kaki Kelurahan Muara Kecamatan Prabumulih Timur, dan pembukaan turnamen gaplek se-kota Prabumulih serta lomba karoke di RM Pindang Jok-Jok Lingkar, dalam rangka semarak hut kemerdekaan.

Cak Arlan, adalah putra asli Prabumulih keturunan Rambang kini dekat warga dan selalu rutin bersilaturahmi. Saking dekatnya, warga pun menjulukinya ‘Sultan Prabumulih’.

Ketua KT SAPAD JAYA Vio Marsel Alpian (VMA) menjelaskan ini giat malam puncak penutupan hut kemerdekaan ke-78 tahun 2023. Bermacam kegiatan lomba dan pertandingan sudah berlangsung selama dua pekan kemarin.

Terang Vio, lomba dan pertandingan dikuti juga oleh bapak-bapak, seperti tarik tambang dan turnamen sepak bola antar RT Kelurahan Muara Dua. “Alhamdulillah acara berjalan sesuai harapan kita bersama.

Ungkapnya, terima kasih atas antusias warga, kegiatan ini terselenggara berkat bantuan dari sponsor dan donatur. Itulah yang bisa kita berikan kepada para pemenang, jelasnya seraya mengatakan, juga terimakasih dukungan serta arahan pemerintahan kelurahan Muara Dua serta perangkatnya,”

Sementara itu, sebagai tamu kehormatan Cak Arlan menyampaikan, berterima kasih bisa hadir di tengah-tengah masyarakat Kelurahan Muaradua. “Alhamdulillah saya bisa hadir di tengah-tengah kebahagiaan warga. Dan ini suatu kehormatan bagi saya, jadi saya ucapkan ribuan terima kasih,” terangnya.

Harapnya, semoga tahun depan kegiatan seperti ini masih bisa dilaksanakan lagi. “Tentunya dengan hadiahnya banyak, doorprize banyak, juga serta sawernya,” jelas suami Hj Linda Apriana ini.

Pantauan di lapangan,  penutupan malam puncak HUT RI ke-78  dihadiri, oleh Camat Timur, Joni Panhar, Lurah Muara Dua, Wakapolsek Prabumulih Timur Iptu Jon Heri, DPRD Prabumulih Ade Irama SH MH,  dan Ganjar Hasim, Serta Tokoh Agama, Tokoh Adat, dan warga kelurahan Muara Dua. (Red)


Editor: Doko